Cegah Penyebaran Corona, Masyarakat Diimbau Pakai Masker saat di Kendaraan Umum

1
317
Cegah Penyebaran Corona, Masyarakat Diimbau Pakai Masker saat di Kendaraan Umum
Cegah Penyebaran Corona, Masyarakat Diimbau Pakai Masker saat di Kendaraan Umum

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah sepakat bahwa ada dua orang yang positif menerima virus corona di Indonesia. Situs Betting Terpercaya

Terkait hal ini, Direktur Jenderal (Dirjen) Transportasi Darat, Budi Setiyadi, mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menggunakan masker untuk kegiatan di luar ruangan, terutama saat mengendarai angkutan umum. Situs IDN Poker Terbaru 2020

“Saya mengimbau masyarakat sekarang di tempat-tempat umum, terutama transportasi umum, sekarang kita hanya memakai topeng,” katanya usai Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020). Ovopoker

Namun, belum ada kebijakan angkutan umum. Melihat respons dari beberapa negara yang telah terinfeksi virus korona, Budi Setiyadi memutuskan bahwa orang-orang memakai topeng sebagai langkah antisipatif awal.

“Saya melihat bahwa di beberapa negara orang sudah mulai menggunakan topeng (pada transportasi umum) agar tidak lebih terbuka,” jelasnya.

Selain itu, ia akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk membahas kebijakan terkait dengan transmisi virus korona. Dia juga menambahkan bahwa di tempat lain deteksi korona juga dilaksanakan seperti yang dilakukan di bandara.

“Saya nantinya akan setuju dengan kementerian kesehatan, terutama departemen kesehatan setempat, tempat terminal, tempat penyeberangan, saya minta konsultasi yang sama seperti di bandara,” katanya.

2 Orang di Indonesia Positif Virus Corona, Ini Imbauan Jokowi

Virus corona atau Covid-19 telah memasuki Indonesia. Dua orang di Indonesia dipastikan positif tertular virus corona setelah kontak dengan warga Jepang.

Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga mengimbau semua orang untuk hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan.

“Kita harus menjaga kebersihan, banyak mencuci tangan kita sangat penting. Saya tidak berpikir kontak yang tidak perlu dilakukan sebelumnya. Kemudian tubuh juga diperlukan untuk mencocokkan kekebalan yang ada di dalam kita,” kata Jokowi di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Senin (2) / 3/2020).

Kedua lelaki itu, yang merupakan ibu dan anak-anak, saat ini semakin intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso (RSPI), Jakarta Utara. Dihubungi masing-masing setuju 64 tahun dan 31 tahun.

Jokowi membenarkan, pemerintah awalnya setuju untuk menyetujui penyebaran virus corona di Indonesia. Salah satu yang melengkapi lebih dari 100 rumah sakit dengan fasilitas ruang isolasi standar internasional.

“Kami juga memiliki peralatan standar internasional yang memadai. Kami juga memiliki reagen yang memadai. Kami juga memiliki tim lengkap TNI, Polri, warga sipil dalam manajemen ini,” kata Jokowi.

“Kami juga memiliki SOP yang memiliki standar yang sama dengan standar internasional. Kami juga memiliki anggaran dan telah diprioritaskan. Karena kami tidak serius, ini sangat berbahaya karena kami perlu mewaspadai penyakit ini,” lanjut Jokowi.

Kontak dengan warga negara Jepang

Jokowi mengatakan, kasus masuknya virus Corona ke negara itu terungkap setelah sebuah laporan oleh warga Jepang yang dites positif terkena virus Corona setelah mengunjungi Indonesia. Pemerintah kemudian mengunduh siapa pun yang terkait dengan warga negara Jepang.

“Segera setelah ada informasi tentang orang Jepang yang pergi ke Indonesia dan kemudian tinggal di Malaysia dan dinyatakan positif untuk Corona, tim dari Indonesia segera dilacak. Orang Jepang mengunjungi Indonesia kepada siapa mereka bertemu, siapa pun yang dilacak dan bertemu. Orang-orang , Ibu dan anak perempuan berusia 64 tahun, 31 tahun, “kata Jokowi.

Facebook Comments

1 COMMENT

Comments are closed.