Viral, Di kira Warung Makan, Satu Keluarga ini Ternyata Makan Di Rumah Orang, Malu saat Bayar, Malaysia

0
112
Viral, Di kira Warung Makan, Satu Keluarga ini Ternyata Makan Di Rumah Orang, Malu saat Bayar, Malaysia
Viral, Di kira Warung Makan, Satu Keluarga ini Ternyata Makan Di Rumah Orang, Malu saat Bayar, Malaysia

Sebuah keluarga asal Malaysia tiba-tiba mengalami kejadian unik.

Keluarga ini awalnya mengira mereka sedang makan di warung makan.

Ternyata, mereka makan di rumah seseorang. Deposit Pulsa Perkasa Jitu

Kisahnya bermula saat seorang pria bernama Azam Mahat dan keluarganya berlibur di Pantai Timur, Kelantan, Malaysia, untuk merayakan tahun baru.

Keluarga Azam Mahat menikmati makan di sebuah rumah yang dia kira adalah warung di Kelantan, Malaysia, pada 2 Januari.

Sebelum ke Pantai Timur, Azam dan keluarganya terlebih dahulu singgah di Terengganu. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke Kelantan pada 1 Januari 2021.

Saat dalam perjalanan menuju homestay yang terletak di Pasir Pekan, mereka melihat sebuah “warung” yang sangat sibuk dengan orang-orang yang mengantri untuk mengambil makanan.

“Saya memberi tahu istri saya bahwa makanan di sana pasti enak karena mereka rela mengantre. Besok kami coba makan di sana, ”kata Azam seperti dilansir mStar, Selasa (5/1/2021).

Keesokan harinya, Azam dan keluarganya benar-benar pergi ke rumah dan duduk di suatu tempat di teras. Deposit Pulsa Ngamen Jitu

“Sepertinya ada beberapa jenis lauk yang disajikan. Ada ayam percik, gulai kambing, dan cabai etok. Enak sekali, ”lanjut pria berusia 39 tahun itu.

Mereka tidak menyadari ada yang tidak beres karena pemilik “warung” tersebut tampak ramah melayani mereka.

Hingga tiba waktunya memesan minuman, Azam sedikit curiga ada yang tidak beres. Tiba-tiba pemilik “toko” memberi mereka teh manis sebelum Azam memesan minuman apa pun.

“Secara spontan saya bertanya, ‘Bukankah ini warung makan, Makcik?’, Lalu dia menjawab, ‘Tidak, ini rumah saya’,” kata Azam yang berprofesi sebagai guru.

Sontak Azam mengaku sangat malu dan langsung meminta keluarganya untuk pergi dan berpamitan kepada pemilik rumah.

Namun, pemilik rumah melarang Azam dan keluarganya untuk berpamitan dan mengatakan bahwa mereka tidak boleh menolak rezeki.

“Makarel memanggil anak-anak saya, lalu membawakan mereka lauk pauk. Awalnya mereka tidak mau karena malu, tapi akhirnya mau juga, ”kata Azam. Deposit Pulsa Ngamen togel

Setelah itu Azam bertanya kepada pemilik rumah, mengapa saat dia lewat banyak sekali orang yang antri untuk mendapatkan makanan.

“Ternyata mereka bikin pesta. Yang antre untuk mendapatkan makanan itu bukan pelanggan, tapi tamu,” lanjut Azam.

Setelah mengalami kejadian tersebut, Azam membagikan ceritanya di media sosial dan viral di Malaysia.

“Pelayanannya yang terbaik, masakannya enak banget. Sampai anak saya bisik-bisik nambah lagi, tapi saya balas balik, ‘Jangan bikin bapak tambah malu’. Enak banget,” kata Azam.

“Sebelum saya pulang, saya berniat membayar, tapi pemilik rumah tidak mau menerimanya. Saya berdoa agar mereka meningkatkan rejeki dan hanya Allah yang bisa membalasnya, ”kata Azam.

PEGOWES Lapar Berhenti di Rumah yang Dia Anggap Warung Makanan, Ditampar Malu-Malu Saat Membayar

Ini adalah kisah yang viral tentang seekor pegowe lapar yang langsung mampir ke rumah yang menurutnya adalah warung makan. Ia memesan menu makanan dan langsung melahap makanan yang disajikan. Tapi apa yang terjadi ketika dia ingin membayar benar-benar membuatnya malu!

Itu ada. Musim bersepeda membuat banyak orang mengalami banyak acara menarik.

Antara acara menyenangkan, menakutkan, dan bahkan memalukan.

Bicara soal hobi bersepeda alias riding, pengalaman pria di Malaysia ini bisa jadi pelajaran.

Pengalaman yang ia bagikan di Facebook menjadi viral di negeri jiran tersebut dan membuat banyak netter tertawa.
Pria yang mengalami kejadian memalukan ini bernama Mohd Kharbi.

Sehari setelah Idul Adha 2020 ia berinisiatif menyalurkan hobinya jalan-jalan di Malaysia.

Sampai sampai di jalur Kuala Terengganu, kejadian ini mungkin tidak akan terlupakan seumur hidupnya.

Dalam perjalanan, Mohd Kharbi merasakan perutnya yang lapar.

Maklum, menurutnya, terakhir makan malam sebelumnya adalah pada pukul 21.00 waktu setempat.

Sedangkan jarak tempuh sekitar 70 kilometer.

Dengan perut keroncongan, Mohd Kharbi sedang mencari restoran untuk mampir dan mengisi ulang tenaga.

Karena lapar, pikirannya saat itu memang sedang kacau.

“Tentu saja pikiranku agak bingung. Sepertinya ada warung makan di seberang jalan, aku berbalik dan langsung pergi kesana. Di dalamnya ada dua perempuan, seorang anak dan seorang laki-laki,” jelas Mohd Kharbi dikutip dari mStar On line.

Ia juga melihat nasi daging di atas meja yang menurutnya adalah barang dagangan.

“Ada nasi di atas meja. Kupikir mungkin warung ini menjual makanan khas, yaitu nasi daging.”

“Saya, sebaliknya, sangat suka menunya, terutama yang asli dari Terengganu,” kata Mohd Kharbi polos.

Menurutnya lagi, suasana rumahnya seperti warung makan pada umumnya.

“Saat aku masuk, lihat situasi sekitar, aku tahu

Facebook Comments