Gawat Randi Bachtiar Positif Alami Kanker Stadium 2, Tasya Kamila : Stress Rambut ku Sampai Rontok Semua

0
115
Gawat Randi Bachtiar Positif Alami Kanker Stadium 2, Tasya Kamila : Stress Rambut ku Sampai Rontok Semua
Gawat Randi Bachtiar Positif Alami Kanker Stadium 2, Tasya Kamila : Stress Rambut ku Sampai Rontok Semua

Tasya Kamila mengaku sempat stres saat mengetahui Randi Bachtiar, suaminya didiagnosis kanker limfoma Hodgkin stadium 2. Bandar Togel Terbesar Ngamen Jitu Dengan 53 Pasaran Resmi & WLA

Karena stres, Tasya Kamila mengaku rambutnya rontok.

Bahkan istri Randi Bachtiar harus berobat ke dokter.

“Tubuh saya terasa stres dan segala macam emosi.

Rambutku rontok sangat tipis. “

“Saya juga harus ke dokter untuk memperbaiki rambut saya,” kata Tasya Kamila.

Randi Bachtiar, suami Tasya Kamila mengidap kanker getah bening (Tribunstyle.com/kolase Instagram / @ tasyakamila)
Selain itu, stres yang dialami mantan penyanyi cilik itu juga membuat wajahnya mulai berjerawat. Link Alternatif Login Daftar PERKASA JITU Wap Terbaru 2021

“Ada yang mulai sedikit jerawatan, enggak mood diet,” kata Tasya Kamila, dikutip dari Tribunnews.com, mengakui suaminya didiagnosis Kanker Stadium 2, Tasya Kamila menelpon rambutnya hingga rontok. di luar.

Meski begitu, Tasya Kamila berusaha keras untuk menjadi kuat.

Dia berusaha untuk menjadi kuat dan tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan.

Hingga akhirnya Tasya Kamila dan Randi Bachtiar perlahan mulai menerima dan bangkit dari kesedihan.

“Saya tidak ingin berlarut-larut.

Ada yang sedih, yang tidak sedih suaminya sakit, ”kata Tasya Kamila.

“Ya Insya Allah kita masih muda. Padahal hidup Allah pasti.”

“Tapi kami lakukan yang terbaik, berusaha menyembuhkan Randi,” lanjut Tasya Kamila. Link Alternatif Login Daftar Ngamen Togel Wap Terbaru 2021

Randi Bachtiar diketahui mengidap kanker limfoma Hodgkin setelah sering mengalami sesak dan nyeri pada tahun 2019.

Saat itu, keduanya tidak terlalu peduli karena menganggap sakit Randi hanya faktor kelelahan.

Hingga Oktober 2020, Randi mengalami batuk selama 3 minggu yang kemudian dibarengi dengan munculnya darah di dahak.

Akhirnya saya ke dokter paru, di rontgen, saya lihat ada massa di rongga dada randi, kata Tasya Kamila.

Mengenal Limfoma Limfoma Hodgkin yang Menderita Randi Bachtiar, Suami Tasya Kamila

Sebelumnya, mari kenali dulu limfoma atau kanker getah bening.

Dilansir dari Mayo Clinic, limfoma merupakan kanker sistem limfatik, yang merupakan bagian dari jaringan pelawan kuman tubuh.

Sistem limfatik meliputi kelenjar getah bening (getah bening), limpa, kelenjar timus dan sumsum tulang.

Limfoma dapat menyerang semua area ini serta organ lain di seluruh tubuh.

Faktanya, ada banyak jenis limfoma.

Namun ada subtipe utama yaitu:

  • Limfoma Hodgkin (juga dikenal sebagai penyakit Hodkin)
  • Limfoma non-Hodgkin

Ilustrasi kanker getah bening. (Khusus)
Mengenal Limfoma Hodgkin atau Limfoma Hodgkin

Launching Medical News Today, limfoma Hodgkin adalah jenis kanker yang mempengaruhi sistem limfatik, termasuk kelenjar getah bening.

Pada orang dengan kondisi ini, kanker biasanya menyebar dari satu kelenjar getah bening ke kelenjar getah bening yang berdekatan.

Tidak seperti orang dengan limfoma non-Hodgkin, orang dengan limfoma Hodgkin memiliki sel Reed-Sternberg.

Ini adalah limfosit B yang sangat besar yang seringkali memiliki lebih dari satu nukleus.

Dokter dapat dengan mudah menemukan sel-sel ini di dalam cairan getah bening dengan menggunakan mikroskop.

Dengan pengobatan, limfoma Hodgkin memiliki tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup yang tinggi.

Ilustrasi kelenjar getah bening. (Khusus)
Gejala Limfoma Limfoma Hodgkin

Tidak semua penderita limfoma Hodgkin memiliki gejala.

Namun, beberapa orang mungkin mengalami tanda-tanda yang dapat mengindikasikan kondisi ini.

Salah satu gejala yang paling jelas adalah pembengkakan kelenjar getah bening.

Gejala limfoma Hodgkin yang paling umum adalah pembengkakan kelenjar getah bening di bawah kulit.

Ini sering muncul sebagai benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan.

Akan tetapi, pembengkakan kelenjar getah bening tidak serta merta berarti seseorang mengidap kanker, karena kelenjar getah bening sering kali menjadi bengkak saat tubuh sedang menghadapi infeksi.

Jika pembengkakan kelenjar getah bening terasa nyeri saat disentuh seseorang, bisa jadi itu disebabkan oleh infeksi.

Ini akan turun saat infeksi sembuh.

Namun, jika kelenjar getah bening membengkak tanpa sebab yang jelas, dan pembengkakan tetap ada, itu bisa menjadi indikasi kanker.

Penyebab Kanker Getah Bening
Dokter belum bisa menentukan apa penyebab kanker getah bening.

Namun, itu dimulai ketika sel darah putih yang melawan penyakit yang disebut limfosit mengembangkan mutasi genetik.

Mutasi memberitahu sel untuk berkembang biak dengan cepat, menyebabkan banyak limfosit yang sakit terus berkembang biak.

Faktor risiko

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko limfoma meliputi:

  • Umur

Beberapa jenis limfoma lebih sering terjadi pada orang dewasa muda, sementara yang lain paling sering didiagnosis pada orang berusia di atas 55 tahun.

  • Manusia

Pria sedikit lebih mungkin mengembangkan limfoma daripada wanita.

  • Memiliki sistem kekebalan yang terganggu

Limfoma lebih sering terjadi pada orang dengan penyakit sistem kekebalan atau pada orang yang memakai obat yang menekan sistem kekebalan mereka.

  • Mengalami infeksi tertentu

Beberapa infeksi dikaitkan dengan peningkatan risiko limfoma, termasuk virus Epstein-Barr dan infeksi Helicobacter pylori.

Facebook Comments