Dihina Binatang, Betrand Peto Trauma, Oma dan Opa Menahan Air mata

0
160
Dihina Binatang, Betrand Peto Trauma, Oma dan Opa Menahan Air mata
Dihina Binatang, Betrand Peto Trauma, Oma dan Opa Menahan Air mata

Tak hanya Ruben Onsu dan Sarwendah, oma dan opa di NTT rupanya juga merasa sakit hati melihat Betrand Peto dihina seperti binatang. Ini reaksi keluarga Onyo di desa. Bandar Togel Terpercaya 2020 Togel Seratus

Kabar buruk penghinaan yang diterima Betrand Peto rupanya sudah sampai ke telinga oma dan opa di NTT.

Sama seperti Ruben Onsu dan Sarwendah, Oma dan Opa pun mengaku marah dengan hinaan yang ditujukan kepada Betrand Peto.

Nenek dan opa tidak menyangka Betrand Peto yang mulai mendulang sukses harus menanggung cobaan yang begitu kejam.

Meski hatinya terluka, cucunya tercinta dihina seperti binatang, namun oma dan opa memilih mengalah dan bersabar.

Berbeda dengan Ruben Onsu yang geram dan berniat melaporkan pelaku ke polisi, oma dan opa mengungkapnya dengan berdoa.

Nenek dan opa di NTT sedih mendengar Betrand Peto dihina (YouTube Ferdy Peto)
Demikian disampaikan Oma di channel YouTube Ferdy Peto, Jumat (7/11/2020). Bandar Online Terbesar dan terpercaya Semar4d

Awalnya oma dan opa tampak senang menceritakan momen saat Betrand Peto berhasil tampil bersama Raja Dangdut, Rhoma Irama.

Sayangnya, saat sedang senang, wajah Nenek dan Opa mendadak muram saat Ferdy menyampaikan masalah yang sedang menimpa Betrand Peto.

Ferdy Peto kemudian bertanya bagaimana oma dan opa menanggapi cucu mereka yang sombong dihina seperti binatang.

“Kalau begitu sekarang oma opa ini ramai di Instagram pak Ruben, ada orang yang membully Betrand.

Kemudian hidung Betrand diganti dengan hewan, dan masih diproses oleh Pak Ruben. Bandar Togel Terbaik 2020 Jitu Seratus

Bagaimana perasaan dan tanggapan Anda terhadap nenek dan opa? Tanya Ferdy Peto seperti dikutip TribunStyle.com, Rabu (11/11/2020).

Mendengar cerita itu, wajah oma tampak memelas.

Jelas sekali bahwa oma Betrand Peto sedih mendengar cucunya kini dihina oleh kekejaman itu.

Sambil menahan air mata, oma mengaku memilih mendoakan Betrand dan keluarga Ruben Onsu agar tetap tegar menghadapi cobaan ini.

Meski hatinya hancur, Nenek dan Opa memilih untuk tidak memikirkan pengganggu cucu mereka.

“Perasaan Nenek hanya mendoakan Betrand agar sehat dan kuat menerima semua cobaan dan tantangan ini,” ucap Nenek lirih.

Ferdy Peto mengaku bahwa dirinya dan keluarganya tidak hanya mendoakan Betrand, tapi juga Ruben Onsu yang kini memperjuangkan keadilan bagi putra kebanggaannya itu.

Ruben Onsu mengungkapkan pengganggu Betrand Peto (Collage TribunStyle (Instagram / ruben_onsu, YouTube The Onsu Family))
“Dan yang pertama dan utama ini Nenek untuk Ruben dan keluarganya, karena ini konflik besar buat mereka, bagaimana tips pak Ruben menepis tudingan semua orang.

Bahkan Pak Ruben stres menghadapi orang-orang itu, ”kata Ferdy Peto, ayah kandung Betrand.

Nenek mengaku tidak bisa berbuat apa-apa selain berdoa untuk membantu keluarga Ruben Onsu.

“Kami di NTT hanya bisa mengirimkan doa agar Pak Ruben tetap tegar dan sabar menghadapi semua cobaan tersebut,” kata Nenek lirih.

Sementara itu, Betrand Peto diketahui si bully yang berani menemui Ruben Onsu.

Jauh dari Lampung, gadis yang menghina Betrand Peto datang bersama keluarganya untuk menanyakan orang tua Betrand Peto.

Dan Betrand Peto yang hina ini memang masih di bawah umur.

“Saya datang menemui Ruben untuk minta maaf didampingi keluarganya,” kata Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, dikutip dari kanal YouTube MOP Channel, Senin (9/11/2020).

Ruben Onsu menerima kedatangan gadis itu.

Namun sayangnya permintaan maaf gadis itu sudah terlambat.

Melalui pengacaranya, Ruben Onsu memilih menyelesaikan masalah penghinaan putranya melalui jalur hukum.

Ya kalau saya jawab baik-baik saja, sampai akhirnya saya mau terima ketemu tapi sudah saya serahkan semuanya ke kuasa hukum, ”kata Ruben Onsu.

Ruben mengaku hingga saat ini dirinya masih sangat sakit, teringat perkataan gadis yang menyebut Betrand sebagai anak angkat.

“Itu menguras energi, waktu, pikiran, dan saya terus memikirkan kata-kata itu sampai sekarang,” kata Ruben.

Suami Sarwendah paham bahwa pelaku bullying pada anaknya pasti akan mengalami trauma.

Begitu juga dengan Betrand Peto yang mungkin akan trauma melihat video yang dibuat oleh pelaku, mengingat jejak digital tidak akan pernah hilang.

“Yang bersangkutan mungkin juga mengalami trauma, saya paham itu,” kata Ruben.

“Tapi saya juga menjelaskan ke depannya trauma anak saya. Kalau nonton acara ini, nonton videonya pasti trauma, bahkan mungkin seumur hidup,” terangnya. (TribunStyle.com/Octavia Monalisa)

Tonton Videonya Di Sini:

Facebook Comments