Seorang ibu tega Bunuh 2 anaknya Kemudian gantung diri, tinggalkan surat

0
198
Seorang ibu tega Bunuh 2 anaknya Kemudian gantung diri, tinggalkan surat
Seorang ibu tega Bunuh 2 anaknya Kemudian gantung diri, tinggalkan surat

Seorang ibu tega membunuh dua bayi dan balita. Setelah membunuh anak itu, ibunya gantung diri, meninggalkan surat.

Kasus bunuh diri lainnya.

Kali ini seorang ibu mengakhiri hidupnya setelah sebelumnya membunuh kedua anaknya. Bandar Togel Terpercaya dan Terbesar di Group Semar Bagong4d Togel

Sang ibu juga meninggalkan sepucuk surat yang menyatakan akan pergi bersama anak-anaknya.

Polres Tenayan Raya menemukan selembar kertas berisi pesan kasus seorang ibu yang diduga membunuh kedua anaknya kemudian gantung diri di Jalan Palembang, Desa Sialang Rampai, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (16/11). / 2020).

Sebuah surat ditemukan di selimut dua anaknya yang meninggal di tempat tidur.

“Maaf, saya pergi, biarkan anak-anak ikut dengan saya,” kata surat itu.

Kepala Humas Inspektorat Polri Pekanbaru Polius Hendriawan mengatakan, surat tersebut diduga dibuat oleh NSW (27).

Pasalnya, sang ibu juga ditemukan tewas gantung diri menggunakan kain di ruang dapur.

“Korban diduga membunuh dua anaknya dan gantung diri. Namun, pihak Polres Tenayan Raya masih menyelidiki,” kata Polius kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Selasa (17/11/2020).

Selain menemukan surat, lanjutnya, Polsek Tenayan dan Tim Identitas Polres Pekanbaru juga menemukan barang bukti berupa kain panjang, kursi, susu bayi, dan ponsel korban. Agen Togel Terpercaya Berapapun Kemenangan akan di Bayar Prabutoto Togel

Polres Tenayan Raya dan Tim Identitas Polres Pekanbaru melakukan olah TKP atas kasus seorang ibu yang membunuh kedua anaknya kemudian gantung diri di Jalan Palembang, Desa Sialang Rampai, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (16/9). 11/2020). (Dok. Kepolisian Pekanbaru)

Baca juga: Bunuh Diri Calon Artis Gadis Muda, Dilecehkan dan Direkam oleh Penyanyi Terkenal

Diduga membunuh 3 anaknya

Polius mengatakan, ibu NSW itu diharapkan membunuh ketiga anaknya.

Tiga anak tertuanya berusia dua tahun, sedangkan dua laki-laki kembar lainnya baru berusia enam bulan.

Dua anaknya meninggal mulutnya berbusa. Sementara itu, seorang bayi berhasil diselamatkan dan dilarikan ke puskesmas setempat.

“Anak pertama yang meninggal adalah anak perempuan berusia dua tahun dan seorang bayi laki-laki berusia enam bulan,” kata Polius.

Seorang ibu NSW (27) yang diduga membunuh kedua anaknya. Setelah membunuh kedua anaknya, NSW gantung diri.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Palembang, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (16/11/2020), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian ini membuat gempar warga sekitar. Dua anak ditemukan tewas dan ibu mereka ditemukan tergantung di kain.

RG (18), siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas gantung diri di kamarnya di Desa Temenggeng, Kecamatan Sambong, Blora.

“Mahasiswa tersebut ditemukan tewas oleh adiknya di kamar gantung diri menggunakan tali tampar yang diikat pada tongkat. Kejadiannya kemarin,” kata Kapolsek Sambong, Iptu Yatmo saat dihubungi Kompas.com melalui telepon selulernya, Senin (16/11). / 2020).

Informasi ini kemudian dilaporkan ke Mabes Polri Sambong. Saat itu, tim Satreskrim Polsek Sambong langsung berupaya menggarap tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil pemeriksaan kesehatan tidak ada unsur penganiayaan. Bunuh diri murni,” jelas Yatmo.

Sementara itu, Kepala Bareskrim Polsek Sambong Aiptu Lukman Hadi mengatakan, dari hasil penyidikan polisi, siswa kelas II di salah satu sekolah kejuruan terkemuka di Kabupaten Cepu itu diduga nekad. mengakhiri hidupnya karena cintanya ditolak.

“Motifnya cinta ditolak dan orang tua tidak merestui gadis itu,” kata Lukman.

Menurut Hadi, sebelum gantung diri, pemuda itu meninggalkan surat yang ditujukan kepada orang tua dan kekasihnya.

Dalam surat tersebut, korban menuliskan permintaan maaf dan terima kasih kepada orang tuanya.

Dia juga menuliskan perasaan cintanya pada pacarnya. Dalam surat tersebut, korban juga meminta didoakan setelah kematiannya.

Isi surat tersebut meminta maaf dan berterima kasih kepada orang tua korban. Korban pun mengaku sangat menyayangi pacarnya hingga meninggal dunia, jelasnya.

Berikut isi surat yang ditulis korban:

Surat Untuk Ayah dan Ibu Saya

Maaf jika saya tidak bisa membuat kalian berdua bahagia. Maafkan saya, ayah saya. Terima kasih, hadirin sekalian, karena telah menjadi orang tua yang baik dalam hidup saya. Dan Tuhan, aku mencintai kalian semua. Doakan aku nanti. Ibu dan Ayah saya minta tolong, bila saya mati, saya akan dimakamkan, tolong berikan cinta suci di kuburan saya. Aku mencintaimu untuk orang tuaku.

Untuk Sindi, terima kasih untuk semuanya, sama seperti yang telah kamu berikan padaku. Aku mencintaimu sampai mati.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi ketika seseorang depresi dan tidak ada yang bisa membantu. Jika Anda memiliki masalah yang sama, jangan menyerah dan putuskan untuk mengakhiri hidup Anda. Kamu tidak sendirian.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meredakan kecemasan yang ada. Mendapatkan layanan kesehatan mental atau mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling

Facebook Comments