Mommy ASF, penulis novel Layangan Putus, menitikkan air mata saat mengaku merasa bersalah kehilangan anak kelimanya.

0
51
Mommy ASF, penulis novel Layangan Putus, menitikkan air mata saat mengaku merasa bersalah kehilangan anak kelimanya.
Mommy ASF, penulis novel Layangan Putus, menitikkan air mata saat mengaku merasa bersalah kehilangan anak kelimanya.

Mommy ASF, penulis novel Layangan Putus, menitikkan air mata saat mengaku merasa bersalah kehilangan anak kelimanya. Bagong4d Adalah Agen Judi Togel Online Terpercaya

Baru-baru ini, Mommy ASF membagikan pengalaman hidup menyedihkan yang pernah dialaminya. Ngamen togel agen togel terbaik dan terpercaya 2022

Hal itu ia sampaikan melalui video di kanal YouTube The Sungkars pada 20 Januari 2022.

Mommy ASF menjadi bintang tamu dalam talk show yang dibawakan oleh Shireen Sungkar dan Zaskia Sungkar. Agen Togel Online Uang Asli PerkasaJitu

Hingga artikel ini diterbitkan, video tersebut menjadi trending nomor 4 di YouTube.

Mommy ASF bercerita tentang anak bungsunya yang meninggal saat lahir.

Mommy ASF, penulis Layangan Putus, meneteskan air mata saat melampiaskannya di YouTube, The Sungkars. (YouTube The Sungkars)

Mommy ASF menangis, air mata mengalir di pipinya.

“Kalau kita bicara tentang anak-anak, itu sangat emosional, hanya seperti saya mungkin merasa lebih bersalah tentang nomor lima,” katanya sambil menyeka air mata.

Mommy ASF menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian itu.

Ia mengaku tidak memperhatikan kondisi fisiknya saat hamil anak kelima.

“Kok saya jadi kabur gitu. Jadi sepertinya persalinannya akan mudah,” kata wanita yang berprofesi sebagai dokter hewan itu.

Suatu hari, setelah pulang dari mall, Eca merasakan air ketubannya pecah dan memutuskan untuk segera pergi ke rumah sakit.

Sayangnya, pada pembukaan ke-10, dia mengalami ruptur uteri yang menyebabkan pendarahan.

“Dia kehilangan kesadaran, muntah-muntah, saya ingat setelah operasi caesar, tetapi ketika operasi caesar bayinya tidak bisa diselamatkan,” kata Mommy ASF.

Kisah sedih itu juga membuat Zaskia dan Shiren Sungkar menangis.

Kemudian, Mommy ASF diminta untuk mengucapkan sepatah kata kepada keempat anaknya.

“Mama mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya ingin anak-anak tumbuh bahagia, sehat dan shaleh. Itu saja,” ujarnya.

Tonton video lengkapnya di bawah ini.

Ungkap Perbedaan Antara Layang-layang Versi Novel dan Serial

Sebagai informasi, Mommy ASF adalah penulis novel Layangan Putus yang kemudian diadaptasi menjadi serial oleh MD Entertainment dan ditayangkan di WeTV.

Sebenarnya, Mommy ASF adalah nama penanya untuk novel Kites Putus.

Nama aslinya adalah Eka Nur Prasetya atau akrab disapa Eca Prasetya.

Dalam kesempatan yang sama, Eca juga memberikan tanggapan terkait viralnya kisah Layang-Layang Putus tersebut.

Awalnya Shireen Sungkar menanyakan apa arti nama Mommy ASF.

Eca Prasetya kemudian mengatakan bahwa ASF adalah singkatan dari inisial anak-anaknya.

Shireen Sungkar kemudian meminta tanggapan dari Mommy ASF tentang kisah viral serial Layang-layang Terputus.

“Yang bikin penasaran gimana miripnya, apa yang kamu tulis di sana, dan apa yang sedang disiarkan saat ini, apakah itu berdasarkan kisah nyata?” Shireen bertanya.

Mommy ASF di YouTube The Sungkars. (YouTube The Sungkars)

Mommy ASF juga menceritakan bahwa apa yang ada di novel dengan versi serial memiliki perbedaan.

Meskipun cerita seri merupakan adaptasi dari novel, ada beberapa cerita yang diubah atau ditambahkan.

“Sebenarnya, dari sudut pandang saya sendiri, saya tidak pernah mengatakan bahwa itu adalah kisah nyata.

Tapi kalau di novel dengan sinetron kan beda,” ujar Mommy ASF.

Ia menambahkan, MD Entertainment hanya mengadaptasi secara umum atau esensi.

“Dari situ saya diajak nonton episode pertama, saya langsung tahu, oh ini beda,” imbuhnya.

Mommy ASF kemudian mengungkapkan perbedaan paling mencolok antara novel dan serial.

Mommy ASF, penulis novel Kites Break. (Kolase Gaya Tribun (Instagram @ecaprasetya, YouTube MD Entertainment))

Dalam serialnya terdapat kisah perselingkuhan yang kental, sedangkan dalam novel tidak terdapat perselingkuhan.

“Dalam serial perselingkuhan sangat kental, sedangkan di novel tidak ada perselingkuhan.

Menurutnya, dalam novel-novel yang ditulisnya ada isu-isu ambigu, tapi tidak perselingkuhan.

“Pokoknya di serial itu yang dimunculkan adalah perselingkuhan, padahal enggak (novelnya),” kata Mommy ASF.

Lebih lanjut, pengarang novel tersebut mengaku tidak terlibat dalam penulisan naskah serial Layangan Putus.

Facebook Comments