SlotRaja777 – Ambisi AI Apple yang tergabung dalam Apple Intelligence sejauh ini belum mampu bersaing dengan pesaing seperti Google Gemini, Microsoft Copilot, atau ChatGPT milik OpenAI. Pengguna melaporkan kinerja yang kurang memuaskan, terutama dalam fitur ringkasan email dan alat penulisan, yang menyebabkan ketegangan internal dan bahkan menghentikan sementara ringkasan berita yang dihasilkan AI setelah BBC mengkritik ketidakakuratan tersebut.
Kini, Apple berusaha meningkatkan AI dengan memanfaatkan email di iPhone Anda—dengan pendekatan yang berfokus pada privasi.
Bagaimana Apple Merencanakan Pelatihan AI Tanpa Membaca Email Anda
Dalam sebuah makalah penelitian Machine Learning terbaru, Apple menjelaskan metode untuk meningkatkan AI menggunakan data email yang ada di perangkat—tanpa pernah mengunggah pesan Anda ke server mereka. Berikut penjelasannya:
-
Email Sintetis vs. Email Asli: Apple membandingkan email yang dihasilkan AI (“sintetis”) dengan email asli yang tersimpan di iPhone Anda untuk mengidentifikasi pola tulisan manusia yang realistis.
-
Data Tidak Pernah Meninggalkan Perangkat Anda: Email Anda tetap bersifat pribadi—Apple hanya mempelajari contoh sintetik mana yang paling menyerupai tulisan manusia.
-
Partisipasi Sukarela: Untuk berpartisipasi, pengguna perlu mengaktifkan Device Analytics di Pengaturan (Privasi & Keamanan > Analitik & Peningkatan).
Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan fitur ringkasan email, alat penulisan, dan respons Siri—memperbaiki masalah di mana Apple Intelligence saat ini sering membingungkan kalimat atau salah dalam menyampaikan konteks.
Mengapa AI Apple Membutuhkan Perbaikan?
-
Ringkasan yang Tidak Memadai: Pengguna melaporkan ringkasan email dan pemberitahuan yang tidak masuk akal.
-
Kehilangan Konteks: AI kesulitan memahami niat manusia, seringkali mencampurkan kalimat yang tidak terkait.
-
Ketergantungan Berlebihan pada Data Sintetis: Bloomberg melaporkan bahwa sebelumnya Apple melatih AI terutama dengan teks buatan, yang membatasi akurasi di dunia nyata.
Gambaran Besar: Dapatkah Ini Menyelamatkan Apple Intelligence?
Strategi berfokus pada privasi Apple bisa membedakan mereka dari pesaing yang mengumpulkan data pengguna dalam jumlah besar. Namun, keberhasilan langkah ini bergantung pada dua hal:
Adopsi Pengguna: Sejauh mana pengguna bersedia bergabung dan menyediakan data pelatihan yang bermakna.
Peningkatan Nyata: Menyediakan kinerja AI yang lebih baik secara signifikan di iOS 18.5, iPadOS 18.5, dan macOS 15.5 (beta sudah dirilis untuk pengembang).
Jika berhasil, Apple akhirnya bisa mengejar ketertinggalan dari pesaing tanpa mengorbankan prinsip “Privasi. Itu iPhone.”
