10 Miliarder yang Kaya Raya dari Upaya Perangi Perubahan Iklim

1
289
10 Miliarder yang Kaya Raya dari Upaya Perangi Perubahan Iklim
10 Miliarder yang Kaya Raya dari Upaya Perangi Perubahan Iklim

Empat pemegang saham terbesar perusahaan di Tiongkok menghasilkan kekayaan gabungan hingga USD 17 miliar atau Rp 255 triliun. Ada juga pengusaha Australia yang mengantongi kekayaan bersih USD 7 miliar atau Rp 105 triliun dari bisnis daur ulang. Situs Betting Terpercaya

Ternyata itu menguntungkan di sektor yang membuat dunia lebih hijau, bukan hanya bentuk komitmen untuk mencintai lingkungan. Dari ini banyak yang bisa mendapatkan kekayaan tambahan.

Dengan aset gabungan mencapai USD 61 miliar atau Rp. 916 triliun pada akhir 2019, miliarder dalam daftar ini mewakili kemunculan super-kaya yang lahir dari upaya peningkatan secara global. Situs IDN Poker Terbaru 2020

Awalnya hanya segelintir orang kaya di dunia yang berhasil melawan perubahan iklim. Namun pada akhirnya, jumlahnya terus meningkat. Faktanya, investasi hijau populer adalah salah satu bidang yang paling cepat berkembang dibandingkan dengan sektor keuangan misalnya.

Berikut adalah 10 orang terkaya di dunia yang menambah kekayaan dari berjuang melawan perubahan iklim, mengutip Bloomberg, Minggu (22/3/2020).

Daftar Nama

1.  Elon Musk (Amerika Serikat)

Kekayaan : USD 27,6 miliar atau Rp 414 triliun Ovopoker

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 14,6 miliar atau Rp 219 triliun

Perusahaan : Tesla

2. Zeng Yuqun, Huang Shilin, Pei Zhenhua, Li Ping (China)

Kekayaan: USD 16,7 miliar atau Rp 250,5 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 16,7 miliar atau Rp 250,5 triliun

Perusahaan : CATL

3. Aloys Webben (Jerman)

Kekayaan : USD 7,3 miliar atau Rp 109, 5 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 7,3 miliar atau Rp 109,5 triliun

Perusahaan : Enercon

4.  Anthony Pratt (Australia)

Kekayaan : USD 6,8 miliar atau Rp 102 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 6,8 miliar atau Rp 102 triliun

Perusahaan : Pratt Industries

5. Li Zhenguo, Li Chunan, Li Xiyan (China)

Kekayaan :  USD 3,4 miliar atau Rp 51 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 3,4 miliar atau Rp 51 triliun

Perusahaan : Longi

6. Jose Manuel Entrecanales (Spanyol)

Kekayaan : USD 4,9 miliar atau Rp 73,5 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 2,9 miliar atau Rp 43,5 triliun

Perusahaan : Acciona

7.  Lin Jianhua (China)

Kekayaan : USD 2,9 miliar atau Rp 43,5 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 2,9 miliar atau Rp 43,5 triliun

Perusahaan : Hangzhou First Applied Material

8. Wang Chuanfu (China)

Kekayaan : USD 4,2 miliar atau Rp 68 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 2,4 miliar  atau Rp 39 triliun

Perusahaan : BYD

9. Somphote Ahunai (Thailand)

Kekayaan : USD 2,4 miliar atau Rp 36 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 2,4 miliar Rp 36 triliun

Perusahaan : Energy Absolute

10.  Trevor Milton (Amerika Serikat)

Kekayaan : USD 1,3 miliar  atau Rp 19,5 triliun

Kekayaan dari bisnis hijau: USD 1,3 miliar  atau Rp 19,5 triliun

Perusahaan : Nikola Motor

Facebook Comments

1 COMMENT

Comments are closed.